SMA 1 Weleri Mendukung Full Day School

KENDAL – Program Full Day School (FDS) ternyata tidak selamanya mendapat penolakan. Salah satunya SMA N 1 Weleri yang sangat setuju dengan program tersebut.

Kegiatan Olahraga

Menurut Humas SMA N 1 Weleri, Subakir, penerapan lima hari sekolah sangat cocok dengan sekolahnya dan sangat mendukung program pendidikan karakter. Selain itu, para siswa juga lebih senang karena libur dua hari.

“Pernah ada wacana kembali ke enam hari sekolah namun para siswa enggan. Kami sangat setuju dengan program lima hari sekolah karena mendukung pendidikan karakter. Sama sekali tidak menggangu waktu ibadah jadi untuk salat berjamaah waktu dhuhur dan asar kami lakukan shif sehingga semua dapat beribadah berjamaah secara bergantian,” ungkapnya.

Diakuinya bahwa dengan lima hari sekolah para siswa harus pulang sore, disisi lain tidak ada waktu terbuang hanya untuk sekedar bermain. Kegiatan ekstrakulikuler juga sama sekali tidak terganggu.

“Menurut hemat kami kebijakan ini untuk mengurangi waktu bermain-main siswa yang tidak bermanfaat, tidak dipungkiri biasanya siswa pulang sekolah siang tapi sampai dirumah pun sore lantaran main dengan temannya dan masih menggunakan seragam sekolah. Kami sangat yakin manfaatnya juga dapat mengurangi pergaulan bebas. Ketika pulang sore siswa akan langsung ke rumah dan itu salah satu manfaat program lima hari sekolah menurut kami,” imbuhnya.

Pihaknya juga menambahkan bahwa program tersebut dapat memaksimalkan prestasi siswa dengan jumlah jam belajar yang lebih banyak. “Tidak semua siswa kalau dirumah rajin belajar kami yakin itu jadi dengan pulang sore siswa sesuai dengan jati dirinya yakni bersekolah,” pungkasnya. (fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

radarpekalongan.co.id